Tidak ada usia yang pasti kapan hal ini akan terjadi, tapi
seseorang harus cukup dewasa dalam hal-hal tertentu untuk mengalami cinta.
Orang-orang muda memang merasakan ikatan yang kuat satu sama lain , dan
kadang-kadang membayangkan mereka sedang "jatuh cinta". Tapi cinta
yang dalam dan penuh arti hanya dapat dimengerti ketika orang itu sudah dewasa.
Ada tanggung jawab yang datang dengan cinta , dan dedikasikan diri kepada orang
yang dicintainya, yang belum dapat dirasakan oleh orang-orang yang terlalu muda.
Tentu saja. Tapi perasaan dengan sahabat dekat akan berbeda.
Menikmato waktu bersama-sama, menyukai keberadaan teman itu bersama kita,
mengagumi teman, dan bahkan mau berkorban bagi sahabat itu, semua ini adalah
sejenis "cinta" atau "kasih sayang". Pada saat yang sama,
seseorang dapat merasakan ikatan emosi yang kuat pada kekasih. Masing-masing
mempunyai tempat dalam kehidupan kita.
Tidak ada suatu penjelasan tunggal yang sederhana. Memang
menyedihkan kalau hal itu terjadi , dan agaknya merupakan hal yang berada di
luar "pengendalian". Seseorang mungkin hanya mulai terasa bahwa dia
tidak lagi bahagia dalam
satu hubungan. Perhatian atau citarasa salah satu atau kedua
orang yang berhubungan sering mendatangkan hal itu. Kadang-kadang orang
menyadari bahwa mereka benar-benar sangat saling mencintai sejak semula, atau
tidak cocok antara satu dan lainnya.
Ya. Ini tidak berarti mereka tidak bisa, atau tidak mau. Mungkin
hanya karena mereka tidak pernah bertemu orang yang tepat bagi mereka. Atau
kadang-kadang hal itu terjadi karena orang-orang tertentu "takut"
jatuh cinta, karena artinya ia harus mengubah cara hidupnya, menerima tanggung
jawab, membagi hidup harta miliknya dengan orang lain. Orang-orang seperti ini
mungkin menyanyangi orang tua dan saudara-saudaranya, tapi tidak pernah
"jatuh cinta".
Artinya, seseorang harus memperdulikan orang lain, memikirkan
orang lain kebahagiaan, keamanan , dan kemajuan orang lain . Artinya orang
harus perduli apa yang terjadi pada orang lain, bahkan kalau mereka tidak saling
mengenal, atau sangat berbeda dengan diri kita sendiri. Artinya kita harus
bersedia saling membantu orang lain, walaupun kadang-kadang kita harus
berkorban. Mengasihi sesama kita manusia adalah salah satu dasar pada semua
agama besar di dunia.
Kita di Indonesia mengatakan "mencintai dengan sepenuh
hati." Tapi dalam bahasa Inggri , mereka mengatakan "mencintai dengan
sepenuh jantung." Sebenarnya jantung atau hati tidak ada hubungannya
dengan cinta. Jantung adalah pompa di dalam tubuh kita yang tugasnya adalah
mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Dan bukan hati atau jantung yang merasakan
perasaan kita ketika kita jatuh cinta. Namun, jantung dan hati menjadi semacam
simbol cinta.
Mengapa hal itu terjadi? Mungkin karena kalau kita merasakan
perasaan yang kuat, denyutan jantung kita terpengaruh. Kalau kita sangat
senang, jantung berdenyut lebih cepat. Kalau kita takut, jantung serasa
berhenti. Kalau kita marah atau sedih, denyut jantung kita melambat. Jadi
karena jantung kita beraksi dengan perasaan jantung dianggap sebagai tempat
dimana cinta berada.








0 comments:
Post a Comment