Monday, May 21, 2018

Koperasi Alumni Undip Berbasis Web untuk Menyongsong Transparansi dan Akuntabilitas Data

Era globalisasi sudah ada di genggaman kita sekarang dimana saat ini merupakan era digital. Digital sudah menjadi raja kehidupan, segala aktivitas serba menggunakan gadget yang telah dilengkapi dengan akses internet. Segalanya dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan satu alat saja. Berbelanja, memesan ojek, membaca berita, kirim pesan, transfer dana, dll dapat dilakukan secara online tanpa harus kesana-kemari untuk mendapatkannya. Dunia seperti tidak ada batasnya untuk berkomunikasi, kita dengan mudah mendapatkan informasi dari belahan dunia dengan membuka internet. Semua bebas mengungkapkan informasi yang dimiliki, privatisasipun serasa tidak ada.
Banyak orang memburu informasi untuk mengetahui kondisi terkini daerahnya atau ekonomi ataupun keadaan sosial, mengungkapkan pendapat, mengkritik pemerintah, mencari keadilan, dan mengikuti perkembangan negara. Hal inilah yang menjadi tantangan stakeholder untuk selalu mengupdate informasi-informasi yang ada.
Salah satunya adalah Koperasi Alumni Undip (KAU) yang berawal dari diskusi santai para Alumni Undip dari berbagai fakultas yang berkumpul di IKA UNDIP FOR ALL, lalu dilanjutkan di forum UBC untuk membentuk sebuah koperasi yang dapat dimanfaatkan oleh Alumni. Banyak referensi mengatakan jika koperasi adalah soko guru ekonomi, banyak perusahaan-perusahaan besar di Eropa yang berinduk di koperasi. Pada bulan April 2016 Alumni, IKA DPP, ataupun DPD Undip membangun Koperasi Alumni Undip. Koperasi Alumni Undip (KAU) saat ini berada di Kokan Permata Kelapa Gading Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Blok F19, Jakarta Utara. Koperasi Alumni Undip dengan Akta Notaris Hj. Huriah Sadeli SH Tanggal 2 Juni 2016 Nomor 3. Keputusan Menteri KUKM No. 001433/BH/M.KUKM.2/VI/2016 tentang Pengesahan Akta Pendirian Koperasi Alumni Undip.
Dalam menjalankan usahanya, KAU memiliki cara yang berbeda dengan koperasi-koperasi lainnya. Banyak koperasi yang masih mengelola usahanya secara manual, bahkkan hanya di kantor-kantor tertentu. KAU mengelola usahanya berbasis online (www.kau.coop) atau secara terbuka, sehingga dapat terlihat secara 24 jam seluruh kegiatan termasuk posisi keuangannya. Aplikasi KAU sudah available on Play Store, jadi anggota sewaktu-waktu dapat membuka Koperasi Alumni Undip. Hal ini terlihat jelas sekali, KAU sudah menerima tantangan zaman saat ini, dimana saat ini apapun berinteraksi dengan digital. Tujuan KAU mengelola dengan berbasis online agar seluruh anggota mudah mengawasi dan dapat berpartisipasi secara langsung.
Pengembangan koperasi terus ditingkatkan dengan peningkatan sistem manajemen pengelolaan usaha yang lebih maju dan lebih transparan sehingga pengawas dan anggota dapat mengetahui perkembangan koperasi secara berkelanjutan. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, KAU telah mengelola transaksinya secara online sebagai upaya memberikan kemudahan kepada para anggota koperasi. Dimana bagi calon anggota dapat mendaftar secara online di website KAU yang sudah tertera syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendaftar diantaranya adalah Alumni Undip dan sudah memiliki usaha lalu mengisi formulir. Simpanan pokok dan simpanan wajib dibayarkan melalui rekening atas nama Koperasi Alumni Undip. Hal ini sangat mempermudah anggota KAU untuk terus bertransaksi dan menjaga kelancaran dari KAU. Banyak keuntungan yang bisa didapat dari penerapan online ini, para anggota koperasi tentunya dapat secara online memantau atau mengecek sendiri dari mana saja dan kapanpun mereka mau, tidak perlu datang ke lokasi untuk sekedar mengecek. Dengan memanfaatkan teknologi, akurasi data keuangan dapat diterima oleh anggota dan transparansi dan akuntabilitas data/keuangan dapat terwujud. Transparansi dan akuntabilitas ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam pelayanan yang telah dilakukan.
Diantara para Alumni pasti ada yang memiliki usaha bersama (B2B) yang belum atau tidak terintegrasi dengan para Alumni. Dengan dibentuknya KAU maka bukan hanya Business to Business integrated, melainkan Undip, Alumni, Ikatan Alumni secara keseluruhan dapat menjunjung nama baik Undip dengan mendukung program-program civitas academica Undip serta menggalang kesatuan dan persatuan Alumni Undip.
Organ tertinggi Koperasi Alumni Undip adalah Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan bisa diawasi bersama. Dalam jangka pendek, KAU berencana membuat peta bisnis anggotanya dan membuat business plan agar jelas arah serta tujuannya, KAU mengutamakan maanfaat ke dalam produsen dan konsumen di dalam Undip berikut turunannya tapi tidak terbatas Alumni dan Mahasiswa serta ke luar mengeksploitasi produsen. KAU mencari jaringan alumni Undip dengan tujuan, diantaranya adalah menginspirasi semangat membangun kekuatan dari diri sendiri, memberikan kontribusi dalam upaya pengembangan usaha para alumni, dan memberikan edukasi tumbuhnya pengusaha dari kalangan alumni Undip.
KAU telah mengenalkan koperasi ke alumni Undip dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi di acara-acara alumni Undip, mengenalkan KAU lewat media informasi dan teknologi, lalu membuka stand di acara-acara expo, dll. Koperasi Alumni Undip adalah koperasi berbentuk jasa. Bisnis Koperasi Alumni Undip dibentuk berdasarkan dari potensi-potensi yang dimiliki oleh anggotanya. Berikut adalah bisnis jasa yang dimiliki oleh Koperasi Alumni Undip:
1.      Penjualan Asuransi Jiwa Tugu Mandiri
KAU bekerjasama dengan PT. Asuransi Tugu Mandiri dalam ikut serta memasarkan produk-produk dari perusahaan tersebut
2.      KAU Production
KAU menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti pameran, menyediakan layanan video booth, bedah buku, event organizer, dan melayani kegiatan-kegiatan di keramaian massa.
3.      Trading
Unit usaha trading lebih terfokus pada penjualan produk-produk KAU dalam rangka menyelaraskan antara anggota dan koperasi, sehingga manfaat koperasi dapat dirasakan oleh anggota koperasi.
4.      Learning Centre dan Teknologi Informasi
Unit usaha ini terdiri dari training dan consulting
dan masih banyak lagi usaha jasa yang dikelola oleh KAU.

Calon anggota untuk menjadi anggota koperasi harus mengikuti pelatihan koperasi yang diselenggarakan oleh KAU dengan harapan calon anggota koperasi dapat memahami perkoperasian dan memahami visi dan misi KAU. Sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan manajemen yang baik, manajemen yang baik akan meningkatkan hasil produksi suatu usaha. Itulah yang ditekankan oleh KAU. KAU memiliki goals yang harus dicapai dalam jangka pendek hingga jangka panjang. Dalam jangka pendek (2016-2017) KAU menjadi market penetration, dalam jangka menengah (2018-2020) KAU menjadi product leader, dan dalam jangka panjang (2020-seterusnya) KAU menjadi business communication dan center. KAU yang baru memulai usahanya ini sudah cukup hebat dalam mengelola koperasinya, kemampuan dan komitmen dari seluruh anggota sangat diperlukan guna memajukan koperasi.

Sumber:
Wawancara online dengan Bapak Budi Susilo selaku Ketua Koperasi Alumni Undip pada tanggal 15 Mei 2018 - 16 Mei 2018

Wednesday, December 10, 2014

Artikel Lari

LARI


LARI JARAK PENDEK
Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 - 400 m. Oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang dirubah menjadi gerakan halus, lancar dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan. Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.
Start (awalan) dari lari jarak pendek yaitu:
Aba-aba ”bersedia”
Aba-aba “siap”
Aba-aba “ya”
Menurut IAAF (International Amateur Atletik Federation)
Peraturan Perlombaan
1. Aba – aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah : “ bersedia”, “siap” dan “ ya” atau bunyi pistol.
2. Semua peserta lomba lari mulai berlari pada saat aba – aba “ ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara.
3. Peserta yang membuat kesalahan pada saat start harus diperingatkan (maksimal 3 kali kesalahan)
4. Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dilakukan 4 tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semi final, dan babak final.
5. Babak pertama akan diadakan apabila jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya.
Diskualifikasi
1. Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kali
2. Memasuki lintasan pelari lain
3. Mengganggu pelari lain
4. Keluar dari lintasan
5. Terbukti memakai obat perangsang
Petugas atau Juri
1. Starter, yaitu petugas yang memberangkatkan perlari
2. Recall Starter yaitu petugas yang mengecek atau mengabsen para pelari
3. Timer yaitu petugas pencatat waktu
4. Pengawas lintasan yaitu petugas yang berdiri pada tempat tertentu dan bertugas mengawasi pelari apabila melakukan kesalahan dan pelanggaran
5. Juri kedatangan yaitu petugas pencatat kedatangan pelari yang pertama sampai dengan terakhir dan menentukan ranking / urutan kejuaraan
6. Juri pencatat hasil yaitu petugas pencatat hasil setelah pelari memasuki garis finish

Panjang Lintasan Dalam Lari Jarak Pendek
1. 50 Meter
2. 55 Meter
3. 60 Meter
4. 100 Meter
5. 150 Meter
6. 200 Meter
7. 300 Meter
8. 400 Meter
9. 500 Meter

LARI JARAK MENENGAH

Gerakan lari jarak menengah (800 m, 1500 m, 3000 m) sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek (sprint). Perbedaannya terutama pada cara kaki menapak.
Pada lari jarak menengah, kaki menapak pada ujung tumit kaki dan menolak dengan ujung kaki. Sedangkan lari jarak pendek, menapak dengan ujung-ujung kaki, tumit sedikit sekali menyentuh tanah. Di samping itu, lari jarak menengah dilakukan dengan gerakan-gerakan lebih ekonomis untuk menghemat tenaga.
Teknik dalam lari jarak menengah:
1. Aba– aba “bersedia”
Pada waktu aba-aba “bersedia”, pelari maju ke depan dengan menempatkan salah satu kakinya di belakang garis start (kaki kiri) dengan lutut agak dibengkokkan, kaki yang lain (kaki kanan) di belakang lurus. Badan condong ke depan, berat badan berada pada kaki kiri. Kedua lengan tergantung lemas dengan siku sedikit agak dibengkokkan berada di dekat badan. Pandangan ke depan dengan leher dalam keadaan lemas.
2. Aba – aba “bersedia”
Mengambil sikap kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, tidak menginjak garis start, badan condong ke depan.
3. Aba – aba “ya”
Pada waktu aba-aba “ya” atau bila pada perlombaan mendengar bunyi tembakan pistol start, maka pelari berlari secepat-cepatnya dengan menolakkan dan melangkahkan kaki kanan ke depan, bersamaan dengan mengayunkan tangan kiri ke depan dan tangan kanan ke belakang.
Teknik gerakan saat lari:
1. Posisi kepala dan badan tidak terlalu condong, sikap badan seperti sikap orang berlari.
2. Sudut lengan antara 100 – 110 derajat
3. Pendaratan pada tumit dan menolak dengan ujung kaki.
4. Ayunkan kedua lengan untuk mengimbangi gerak kaki.
5. Mengayunkan lutut kedepan tidak setinggi pinggul.
6. Pada waktu menggerakkan tungkai bawah dari belakang ke depan tidak terlalu tinggi.
Teknik memasuki garis finish:
1. Jangan mengurangi kecepatan.
2. Masuk garis finish dengan togok terlebih dahulu.
3. Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, lalu berusaha menghentikan langkah.
Peraturan Perlombaan:
1. Menapakkan pada ujung kaki tumit dan menolak dengan ujung kaki.
2. Start dilakukan dengan berdiri.

LARI JARAK JAUH

Lari jarak jauh (Marathon) adalah cabang atletik yaitu lari jarak jauh sepanjang 42,195 meter (26 mil dan 385 yard). Lari jarak jauh (Marathon) merupakan cabang atletik tertua dalam sejarah Olimpiade kuno. Acara lari jarak jauh (Marathon)  dimulai pada tahun 490 SM, ketika seorang prajurit Yunani berlari membawa berita kemenangan dari peperangan Marathon ke Athena, yang mana jaraknya sejauh 26 mil, yaitu bersamaan 41.8 kilometer. Lari jarak jauh dilakukan dalam lintasan stadion jarak 3000m, ke atas, 5000m, 10.000m.
Teknik start (awalan) berdiri:
1. Persiapan untuk melakukan start menggunakan hitungan 1 (satu). Berdiri sikap melangkah menghadap arah gerakan. Kedua lutut direndahkan dan pandangan ke depan.
2. Memindahkan berat badan pada kaki depan pada hitungan 2 (dua). Berat badan dibawa ke depan, kedua lengan siap seperti gerakan berlari.
3. Mengayun kaki belakang ke depan dan menolakkan kaki depan, pada hitungan 3 (tiga). Ayunkan kaki belakang ke depan dengan lutut tertekuk dan kaki depan menolak ke tanah.
Teknik yang perlu diketahui dalam lari jarak jauh
1. Berlari dengan irama konstan dengan langkah menghemat tenaga.
2. Pertahankan agar badan berada dalam posisi tegak.
3. Mengayun kedua tangan dengan rileks.
4. Daya tahan umum dan daya tahan kecepatan.
Peraturan Perlombaan:
1. Jika jalur yang akan ditempuh pelari merupakan alam terbuka atau ladang, harus diperhatikan dan dijaga supaya tak ada lintasan yang memungkinkan sang atlit bisa memotong jalan.
2. Ketika membuat zona lintasan, seyogyanya harus menghindari area yang bisa membahayakan si atlit seperti jurang terjal, semak belukar yang banyak bintang buas, dsb.
3. Pasanglah tanda penunjuk arah untuk dijadikan pemandu bagi para atlit, dan di kiri dan kanan dibuatkan pembatas lintasan.
4. Sebelum melakukan start, jalur perlombaan tersebut harus diumumkan terlebih dahulu kepada para peserta lomba supaya mereka bisa mendapatkan gambaran area yang akan mereka lalui.
Asosiasi olahraga lari jarak jauh (IAAF) membagai perlombaan dalam kategori umur sebagai berikut:
1. Pemula untuk usia antara 13-14 tahun.
2. Junior III untuk rentang usia antara 15-18 tahun.
3. Junior II untuk rentang usia antara 17-18 tahun.
4. Junior I untuk rentang usia dibawah 20 tahun.
5. Veteran puteri untuk usia diatas 35 tahun.
6. Veteran putera untuk rentang usia diatas 40 tahun.
Jarak lomba ditentukan sebagai berikut:
1. Untuk jarak 4 km diperuntukkan bagi atlit puteri yunior.
2. Untuk jarak 8 km diperuntukkan bagi atlit putera yunior.
3. Untuk jarak 6 km diperuntukkan bagi atlit puteri dewasa.
4. Untuk jarak 12 km diperuntukkan bagi atlit putera dewasa.


LARI ESTAFET


Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Lari ini dilakukan bersambung dan bergantian membawa tongkat dari garis start sampai ke garis finish. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.
Start yang digunakan dalam lari bersambung adalah untuk pelari pertama menggunakan start jongkok. Sedangkan untuk pelari kedua, ketiga, dan pelari yang keempat menggunakan start melayang. Jarak lari bersambung yang sering diperlombakan dalam atletik baik untuk putra maupun putri adalah 4 x 100 meter atau 4 x 400 meter.
Peraturan Lari Estafet :
- Dalam jarak tempuh 4 x 100 meter, pelari tidak diperbolehkan untuk menjatuhkan tongkat estafet.
- Dalam jarak tempuh 4 x 400 meter. Karena jarak tempuh yang lebih jauh, maka peraturannya pun lebih ringan. Peserta lari boleh menjatuhkan dan mengambil kembali tongkat estafet yang terjatuh.
Ukuran Tongkat Estafet
• Panjang tongkat : 29 – 30 cm
• Diameter tongkat : 3,81 cm (dewasa) dan 2,54 cm (anak-anak)
• Berat tongkat : 50 gr
Cara memegang tongkat
Estafet harus dilakukan dengan benar. Memegang tongkat dapat dilakukan dengan dipegang oleh tangan kiri atau kanan. Setengah bagian dari tongkat dipegang oleh pemberi tongkat. Dan ujungnya lagi akan dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya. Dan bagi pelari pertama, tongkat estafet harus dipegang dibelakang garis start dan tidak menyentuh garis start.


Teknik Pergantian Tongkat Estafet
a. Teknik penerimaan tongkat dengan cara melihat (visual)
Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya. Penerimaan tongkat dengan cara melihat biasanya dilakukan pada nomor 4 x 400 meter.
b. Teknik penerimaan tongkat dengan cara tidak melihat (non visual)
Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari tanpa melihat tongkat yang akan diterimanya. Cara penerimaan tongkat tanpa melihat biasanya digunakan dalam lari estafet 4 x 100 meter.
Teknik Pemberian dan Penerimaan Tongkat Estafet
a. Teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari bawah
Teknik ini dilakukan dengan cara pelari membawa tongkat dengan tangan kiri. Sambil berlari atlet akan memberikan tongkat tersebut dengan tangan kiri.
b. Teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari atas
Teknik ini dilakukan dengan cara mengayunkan tangan dari belakang ke depan, kemudian dengan segera meletakan tongkat dari atas pada telapak tangan penerima.
Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet
a. Pemberian tongkat sebaiknya secara bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima atau memegang tongkat dengan tangan kiri atau sebaliknya.
b. Penempatan pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masing-masing pelari. Misalnya, pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam tikungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang baik.
c. Jarak penantian pelari 2, 3, dan 4 harus benar-benar diukur dengan tepat.
d. Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing-masing.
Peraturan Perlombaan
a. Panjang daerah pergantian tongkat estafet adalah 20 meter dan bagi pelari estafet 4 x 100 meter ditambah 10 meter prazona. Prazona adalah suatu daerah di mana pelari yang akan berangkat dapat mempercepat larinya, tetapi di sini tidak terjadi pergantian tongkat.
b. Setiap pelari harus tetap tinggal di jalur lintasan masing-masing meskipun sudah memberikan tongkatnya kepada pelari berikutnya. Apabila tongkat terjatuh, pelari yang menjatuhkannya harus mengambilnya.
c. Dalam lari estafet, pelari pertama berlari pada lintasannya masing-masing sampai tikungan pertama, kemudian boleh masuk ke lintasan dalam, pelari ketiga dan pelari keempat menunggu di daerah pergantian secara berurutan sesuai kedatangan pelari seregunya.

Contoh Decriptive Teks

MY MOTHER



        She is one only the best mother in the world and attractive woman. She was born in Jombang on 19 January 1973. Her name is Eko Siswahyuni.
My mother is a beautiful person. She is not tall but not short and she has wavy hair and black. Her eyes color are like honey and her color skin are olive. She has a beautiful and sweet smile.
She is a very kind person. She is very lovely, friendly, patient, and she love to help people. I love my mom, because she is good example to me. She love being in the kitchen because she likes to cook anything in the refrigerator. She love sing too, when the hours of 6 pm until 7 pm, my mother always took time to watch the show “Berpacu Dalam Melodi” on NET channel.
She is very good friends, wife, and mother. She always takes care of her family. She like her house to be clean and organized. All things in the house must on the right place. She doesn’t like mess.
She always has smile on her face, so sweet and lovely. When I would go to sleep or went I wake up, she always give me a kiss. When my family have a problem she always with us to help and to give us all her love.

Kasih Sayang


Tidak ada usia yang pasti kapan hal ini akan terjadi, tapi seseorang harus cukup dewasa dalam hal-hal tertentu untuk mengalami cinta. Orang-orang muda memang merasakan ikatan yang kuat satu sama lain , dan kadang-kadang membayangkan mereka sedang "jatuh cinta". Tapi cinta yang dalam dan penuh arti hanya dapat dimengerti ketika orang itu sudah dewasa. Ada tanggung jawab yang datang dengan cinta , dan dedikasikan diri kepada orang yang dicintainya, yang belum dapat dirasakan oleh orang-orang yang terlalu muda.


Tentu saja. Tapi perasaan dengan sahabat dekat akan berbeda. Menikmato waktu bersama-sama, menyukai keberadaan teman itu bersama kita, mengagumi teman, dan bahkan mau berkorban bagi sahabat itu, semua ini adalah sejenis "cinta" atau "kasih sayang". Pada saat yang sama, seseorang dapat merasakan ikatan emosi yang kuat pada kekasih. Masing-masing mempunyai tempat dalam kehidupan kita.

Tidak ada suatu penjelasan tunggal yang sederhana. Memang menyedihkan kalau hal itu terjadi , dan agaknya merupakan hal yang berada di luar "pengendalian". Seseorang mungkin hanya mulai terasa bahwa dia tidak lagi bahagia dalam
 satu hubungan. Perhatian atau citarasa salah satu atau kedua orang yang berhubungan sering mendatangkan hal itu. Kadang-kadang orang menyadari bahwa mereka benar-benar sangat saling mencintai sejak semula, atau tidak cocok antara satu dan lainnya.


Ya. Ini tidak berarti mereka tidak bisa, atau tidak mau. Mungkin hanya karena mereka tidak pernah bertemu orang yang tepat bagi mereka. Atau kadang-kadang hal itu terjadi karena orang-orang tertentu "takut" jatuh cinta, karena artinya ia harus mengubah cara hidupnya, menerima tanggung jawab, membagi hidup harta miliknya dengan orang lain. Orang-orang seperti ini mungkin menyanyangi orang tua dan saudara-saudaranya, tapi tidak pernah "jatuh cinta".


Artinya, seseorang harus memperdulikan orang lain, memikirkan orang lain kebahagiaan, keamanan , dan kemajuan orang lain . Artinya orang harus perduli apa yang terjadi pada orang lain, bahkan kalau mereka tidak saling mengenal, atau sangat berbeda dengan diri kita sendiri. Artinya kita harus bersedia saling membantu orang lain, walaupun kadang-kadang kita harus berkorban. Mengasihi sesama kita manusia adalah salah satu dasar pada semua agama besar di dunia.


Kita di Indonesia mengatakan "mencintai dengan sepenuh hati." Tapi dalam bahasa Inggri , mereka mengatakan "mencintai dengan sepenuh jantung." Sebenarnya jantung atau hati tidak ada hubungannya dengan cinta. Jantung adalah pompa di dalam tubuh kita yang tugasnya adalah mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Dan bukan hati atau jantung yang merasakan perasaan kita ketika kita jatuh cinta. Namun, jantung dan hati menjadi semacam simbol cinta.

Mengapa hal itu terjadi? Mungkin karena kalau kita merasakan perasaan yang kuat, denyutan jantung kita terpengaruh. Kalau kita sangat senang, jantung berdenyut lebih cepat. Kalau kita takut, jantung serasa berhenti. Kalau kita marah atau sedih, denyut jantung kita melambat. Jadi karena jantung kita beraksi dengan perasaan jantung dianggap sebagai tempat dimana cinta berada.


Monday, December 8, 2014

Makalah Kerajaan Kalingga

MAKALAH SEJARAH WAJIB
KERAJAAN KALINGGA ATAU HOLING



KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa kami  panjatkan  ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,   berkat rahmat beserta hidayah-Nya  kami dapat menyelesaikan  makalah yang  berjudul “Kerajaan Holing” ini.
Makalah ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar para pembaca mengetahui secara jelas tentang Kerajaan Holing / Kalingga, sejarah, kebudayaan, sistem pemerintahan dan segala seluk beluk dalam kerajaan ini. Terimakasih kami  ucapkan kepada semua pihak yang turut membantu serta mendukung kami dalam proses pembuatan makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat sederhana dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami  senantiasa mengharapkan kritik dan saran  yang bersifat membangun dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan kontribusi positif dan bermakna dalam proses belajar khususnya dalam mata pelajaran sejarah.


Jombang, 24 November 2014

Penyusun
                  


DAFTAR ISI
Cover Makalah...................................................................................................  1
Kata Pengantar.................................................................................................... 2
Daftar Isi............................................................................................................. 3
BAB I
1.      Pendahuluan                                                                                                
1.1. Latar Belakang.................................................................................    4
1.2. Rumusan Masalah...........................................................................     4
1.3. Tujuan..............................................................................................    4
1.4. Metode Penulisan............................................................................    4
BAB II
2.      Pembahasan                                                                                                 
2.1. Kerajaan Ho-Ling atau Kalingga.....................................................    5
2.2. Informasi Kerajaan Ho-Ling atau Kalingga
2.2.1.      Kisah Lokal.......................................................................... 5
2.2.2.      Cerita Parahyangan.............................................................. 6
2.2.3.      Berita China......................................................................... 7
2.2.4.      Prasasti Tukmas...................................................................  8
2.2.5.      Prasasti Sojomerto................................................................ 8
2.2.6.      Candi Angin......................................................................... 8
2.2.7.      Candi Bubrah........................................................................ 8
2.3. Kehidupan Kerajaan Ho-Ling atau Kalingga
2.3.1.      Ekonomi............................................................................... 9
2.3.2.      Sosial.................................................................................... 9
2.3.3.      Agama.................................................................................. 9
2.3.4.      Budaya................................................................................ 10
BAB III
3.      Penutup
3.1. Kesimpulan...................................................................................... 11
3.2. Saran................................................................................................ 11
Daftar Pustaka.................................................................................................... 12



BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
       Mengingat sedikitnya bahasan tentang kerajaan Holing. Kami mencoba untuk mengulas materi ini dengan sumber-sumber yang kami peroleh dari beberapa yang jumlahnya sangat terbatas baik kualitas maupun kuantitas.
       Dangan hasil makalah yang kami tulis, kami berharap para pembaca dapat memperoleh banyak informasi tentang kerajaan Holing (Kalingga) ini.

1.2. Rumusan Masalah
1.      Di manakah letak kerajaan holing?
2.      Bagaimanakah situasi dalam kerajaan Holing?
3.      Bagaimanakah sejarah tentang adanya kerajaan Holing?
4.      Bagaimanakah sistem pemerintahan, sosial dan perekonomian dalam kerajaan Holing?

1.3. Tujuan
1.      Mengetahui tentang seluk beluk kerajaan Holing.
2.      Mengetahui letak kerajaan Holing.
3.      Mengetahui sistem pemerintahan, perekonomian dan kesosialan dalam kerajaan Holing.
4.      Mengetahui sejarah adanya kerajaan Holing.
1.4   Metode Penulisan
Metode yang di gunakan dalam pembuatan makalah ini adalah dengan melakukan  browsing atau mencari di internet dari berbagai web sebagai bahan dari pembuatan makalah ini.


2.4   
BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Kerajaan Holing atau Kalingga
Kalingga atau Ho-ling (sebutan dari sumber Tiongkok) adalah sebuah kerajaanbercorak Hindu yang muncul di Jawa Tengah sekitar abad ke-6 masehi. Letak pusat kerajaan ini belumlah jelas, kemungkinan berada di suatu tempat antara Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Jepara sekarang.
Sumber sejarah kerajaan ini masih belum jelas dan kabur, kebanyakan diperoleh dari sumber catatan China, tradisi kisah setempat, dan naskah Carita Parahyangan yang disusun berabad-abad. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri akan dipotong tangannya.
2.2   Informasi Kerajaan Holing atau Kalingga
2.2.1.        Kisah Lokal
Kisah legenda ini bercerita mengenai Ratu Shima yang mendidik rakyatnya agar selalu berlaku jujur dan menindak keras kejahatan pencurian. Ia menerapkan hukuman yang keras yaitu pemotongan tangan bagi siapa saja yang mencuri. Suatu ketika seorang raja dari seberang lautan mendengar mengenai kemashuran rakyat kerajaan Kalingga yang terkenal jujur dan taat hukum. Untuk mengujinya ia meletakkan sekantung uang emas di persimpangan jalan dekat pasar. Tak ada sorang pun rakyat Kalingga yang berani menyentuh apalagi mengambil barang yang bukan miliknya. Hingga 3 tahun kemudian kantung itu disentuh oleh putra mahkota dengan kakinya. Ratu Shima menghukum mati kepada putranya. Dewan menteri memohon agar Ratu mengampuni kesalahan putranya. Karena kaki sang pangeranlah yang menyentuh barang yang bukan miliknya, maka sang pangeran dijatuhi hukuman dipotong kakinya.
2.2.2.      Cerita Parahyangan
Berdasarkan naskah Cerita Parahyangan yang berasal dari abad ke-16, putri Maharani ShimaParwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh. Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh, yaitu Brantasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M).
Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.
Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara, dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran.
Pada abad ke-5 muncul Kerajaan Ho-ling atau Kalingga yang diperkirakan terletak di utara Jawa Tengah. Keterangan tentang Kerajaan Ho-ling didapat dari prasasti dan catatan dari negeri Cina. Pada tahun 752, Kerajaan Ho-ling menjadi wilayah taklukan Sriwijaya dikarenakan kerajaan ini menjadi bagian jaringan perdagangan Hindu, bersama Malayu dan Tarumanagarayang sebelumnya telah ditaklukan Sriwijaya. Ketiga kerajaan tersebut menjadi pesaing kuat jaringan perdagangan Sriwijaya-Buddha.




2.2.3.      Berita China
Berita keberadaan Ho-ling juga dapat diperoleh dari berita yang berasal dari zaman Dinasti Tang dan catatan I-Tsing. Catatan dari berita Cina ini juga menyebutkan bahwa sejak tahun 674rakyat Ho-ling diperintah oleh Ratu Hsi-mo (Shima). Ia adalah seorang ratu yang sangat adil dan bijaksana. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Ho-ling sangat aman dan tentram.
·         Catatan Dinasti Tang
Cerita Cina pada zaman Dinasti Tang (618 M - 906 M) memberikan tentang keterangan Ho-ling sebagai berikut.
·         Ho-ling atau disebut Jawa terletak di Lautan Selatan. Di sebelah utaranya terletak Ta Hen La (Kamboja), di sebelah timurnya terletak Po-Li (Pulau Bali) dan di sebelah barat terletak Pulau Sumatera.
·         Ibukota Ho-ling dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari tonggak kayu.
·         Raja tinggal di suatu bangunan besar bertingkat, beratap daun palem, dan singgasananya terbuat dari gading.
·         Penduduk Kerajaan Ho-ling sudah pandai membuat minuman keras dari bungakelapa
·         Daerah Ho-ling menghasilkan kulit penyuemasperak, cula badak dan gading gajah.
·         Catatang I-Tsing
Catatan I-Tsing (tahun 664/665 M) menyebutkan bahwa pada abad ke-7       tanah Jawa telah menjadi salah satu pusat pengetahuan agama Buddha Hinayana. Di Ho-ling ada pendeta Cina bernama Hwining, yang menerjemahkan salah satu kitab agama Buddha ke dalam Bahasa Cina. Ia bekerjasama dengan pendeta Jawa bernama Janabadra. Kitab terjemahan itu antara lain memuat cerita tentang Nirwana, tetapi cerita ini berbeda dengan cerita Nirwana dalam agama Buddha Hinayana.



2.2.4.      Prasasti Tukmas
Prasasti Tukmas ditemukan di ditemukan di lereng barat Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Dakawu, Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Magelang di Jawa Tengah. Prasasti bertuliskan huruf Pallawa yang berbahasa Sanskerta. Prasasti menyebutkan tentang mata air yang bersih dan jernih. Sungai yang mengalir dari sumber air tersebut disamakan denganSungai Gangga di India. Pada prasasti itu ada gambar-gambar seperti trisulakendikapak,kelasangkacakra dan bunga teratai yang merupakan lambang keeratan hubungan manusiadengan dewa-dewa Hindu.
2.2.5.      Prasasti Sojomerto
Prasasti Sojomerto ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan RebanKabupaten Batang, Jawa Tengah. Prasasti ini beraksara Kawi dan berbahasa Melayu Kuna dan berasal dari sekitar abad ke-7 masehi. Prasasti ini bersifat keagamaan Siwais. Isi prasasti memuat keluarga dari tokoh utamanya, Dapunta Selendra, yaitu ayahnya bernama Santanu, ibunya bernama Bhadrawati, sedangkan istrinya bernama Sampula. Prof. Drs. Boechari berpendapat bahwa tokoh yang bernama Dapunta Selendra adalah cikal-bakal raja-raja keturunan Wangsa Sailendra yang berkuasa di Kerajaan Mataram Hindu.
2.2.6.      Candi Angin
Candi Angin ditemukan di Desa Tempur, Kecamatan KelingKabupaten Jepara, Jawa Tengah.

2.2.7.      Candi Bubrah
Candi Bubrah ditemukan di Desa Tempur, Kecamatan KelingKabupaten Jepara, Jawa Tengah.



2.3  Kehidupan Kerajaan Ho-ling atau Kalingga Ditinjau dari Berbagai Bidang
2.3.1.      Kehidupan Ekonominya
Perdagangan dan pelayaran karena letak kerajaan di semenanjung melayu. Jadi perdagangan sangat lah lancar dan terkendali selain Ratu Shima yang sangat lah disiplin dan berwibawa perekonomiannya juga perjualan dengan lancar begitu juga dengan pelayarannya selain perdagangannya yang amat maju juga pelayaran disana sebagai alat transportasi yang mudah juga cepat. Hal ini yang mendukung perkembangannya ekonomi di kerjaan Holing. Selain perekonomian yang maju dan trnsportasi yang medukung dan pusat pedangan dan pusat transaksi perdagangan mereka ada dipasar itu adalah jantung perdagangan utama di kerajaan holing sejak pemimpin kerajaan Ratu Shima perdagangan , transportasi dan pemerintahan yang bagus itu mengakibatkan terjadinya hubungan perdagangan antar negara lain. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan kerajaan Holing sangat amat berkembang dengan pesat.
2.3.2.      Kehidupan Sosial
Karena Ratu Shima yang sangat keras ia langsung sekaligus membanggun lembaga masyarakat yang sudah jelas fungsi dan tugasnya Ratu Shima mendirikan lembaga masyarakat ini untuk membantu dirinnya dalam mengatasi rakyatnya selain. Lembagayang sudah terbentuk Ratu Shima yang sudah memberlakukan sistem perundang-undangan. Beliau telah membuat dan menyusun perundang-undang yang sempurnadengan dibantu lembaga masyarakat hadirnya sistem perundang-undangnya tersebut berjalan dengan baik.
2.3.3.      Kebudayaan Keagamaann
Kebudayaan agamanya mayoritas masyarakat Ratu Shima memeluk agama Buddha karena agama Buddha pertama kali masuk di Indonesia jadi agama itulah yang di anut oleh Ratu Shima dan para masyarakatnya.



2.3.4.      Kehidupan Budayanya
Mayoritas masyarakatnya memeluk agama Buddha begitu juga dengankebudayaanya banyak di pengaruhi oleh budaya India. Selain agamanya Buddhakebudayaanya yang lekat dan kental banyak tercampur dan terpengaruh dengan kebudayaan orang India hal ini juga berpengaruh pada Ratu Shima. Ratu Shima jugamenerima dengan baik kebudayaan India masuk di kerajaan Holing.



BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Dalam berita-berita dari Cina dari jaman pemerintahan raja-raja tang (681-906) ada di sebut nama kerajaan Kalingga atau Holing. Letaknya di Jawa Tengah. Tanahnya sangat kaya dan disitu ada pula sumber air asin. Rakyatnya hidup makmur dan tentram. Berita lain yang berasal dari pendeta Buddha, I-tsing menyatakan bahwa dalam tahun 664 M telah datang pendeta yang bernama Hwi-ning di Holing dan tinggal di sana selama tiga tahun. Dengan bantuan pendeta Holing Jnanabhadra, ia menterjemahkan berbagai kitab agama Buddha Hinayana.
Sejak tahun 674 kerajaan Kalingga di perintah oleh seorang raja perempuan bernama Shima. Pemerintahannya sangat keras, tetapi berdasarkan kejujuran mutlak. Tidak ada seorang pun yang berani melanggar hak dan kewajiban masing-masing. Di ceritakan bahwa sang raja sengaja meletakkan kantong berisi emas di tengah jalan, dan tak ada oranag yang mempunyai pikiran untuk mengambilnya, sampai tiga tahun kemudian putra mahkota secara kebetulan menyentuhnya dengan kakinya, dan ia mendapat hukuman dengan kakinya yang dipotong.
3.3. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan detail dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber – sumber yang lebih banyak yang tentunya dapat dipertanggungjawabkan. Untuk saran bisa berisi kritikan atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah dijelaskan.





DAFTAR PUSTAKA

Id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_kalingga

Sejarahbudayanusantara.weebly.com/kerajaan-kalingga.html







luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com